Paus Leo berduka atas kematian para migran akibat kapal karam di lepas pantai Yaman

Pope Leo mourns migrants who died in shipwreck off Yemen

Paus mempercayakan belas kasihan Tuhan Yang Mahakuasa kepada puluhan korbanโ€”kebanyakan warga negara Etiopiaโ€”yang tewas dalam kecelakaan kapal saat berusaha mencapai Arab Saudi dan negara-negara penghasil minyak kaya lainnya.

Berita Vatikan

Paus Leo XIV menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan kapal migran di lepas pantai Yaman. Sebuah telegram yang ditandatangani oleh Kardinal Sekretaris Negara Pietro Parolin telah dikirimkan kepada Nunsius Apostolik di Yaman dan Delegasi Apostolik untuk Jazirah Arab, Uskup Agung Zakhia El-Kassis, yang akan menyampaikannya kepada otoritas setempat.

Dalam pesan tersebut, Paus โ€œmengucapkan terima kasih kepada banyak migran yang telah kehilangan nyawa mereka berkat belas kasihan Tuhan Yang Mahakuasa.โ€ Beliau juga berdoa memohon โ€œkekuatan, penghiburan, dan harapan ilahiโ€ bagi para penyintas, petugas tanggap darurat, dan semua yang terdampak tragedi ini. Rute Kematian

Wilayah tempat bencana terjadi merupakan bagian dari apa yang telah lama dikenal sebagai โ€œRute Kematianโ€โ€”jalur migrasi paling berbahaya di dunia, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM). Teluk Aden telah menjadi titik penyeberangan utama bagi kapal-kapal penyelundup yang menuju Arab Saudi dan negara-negara monarki Teluk kaya lainnya yang bergantung pada tenaga kerja asing.

cq5dam.thumbnail.cropped.750.422
Tahun lalu saja, IOM mencatat setidaknya 558 kematian di sepanjang rute Laut Merah antara Djibouti dan Yaman. (AFP atau pemberi lisensi)

Rute ini terus menarik semakin banyak migran, terutama dari Somalia dan Etiopia, seperti mereka yang terlibat dalam tragedi terbaru. Kapal karam yang terjadi pada 3 Agustus dan dilaporkan disebabkan oleh cuaca buruk di lepas pantai Kegubernuran Abyan, menyebabkan banyak orang tewas dan hilang.

Konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari satu dekade terus menghancurkan Yamanโ€”negara termiskin di Jazirah Arabโ€”dan para migran terus mempertaruhkan nyawa mereka.

Para korban berasal dari Etiopia.

Para migran yang terlibat dalam tragedi terbaru ini sedang melakukan perjalanan dari Etiopia menuju pantai selatan Yaman. Menurut IOM, 157 orang diyakini berada di atas kapal tersebut. Sejauh ini, 76 orang dipastikan tewas, 32 orang selamat, dan puluhan orang masih hilangโ€”โ€yang nasibnya masih belum diketahui.โ€

Ratusan orang meninggal setiap tahun

Ribuan orang mencoba โ€œRute Timurโ€ setiap tahunโ€”jalur yang tragisnya dikenal tidak hanya sebagai jalur migrasi ilegal tetapi juga sebagai jalur perdagangan manusia. IOM melaporkan bahwa puluhan ribu migran di Yaman menjadi korban pelecehan dan eksploitasi selama perjalanan.

Tahun lalu saja, IOM mencatat setidaknya 558 kematian di sepanjang rute Laut Merah antara Djibouti dan Yaman.

Artikel asli:

The Pope entrusts to the loving mercy of Almighty God the dozens of victimsโ€”mostly Ethiopian nationalsโ€”who perished in a shipwreck while attempting to reach Saudi Arabia and other wealthy oil-producing countries.

Read all

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *