DRC: Kelompok bersenjata mematikan, milisi, dan pencuri menyerang institusi Gereja di Ituri

DRC: Deadly armed groups, militias, and thieves target Church institutions in Ituri

Di Republik Demokratik Kongo (DRC) bagian timur, Gereja kembali terguncang akibat serangan lainnya. Pada malam 15 dan 16 September, para penyerang bersenjata palu, pisau, linggis, dan berbagai macam peralatan menyerbu sebuah sekolah pelatihan persiapan di dekat kediaman Uskup di lingkungan Mudzipela, komunitas Shari di Bunia, kota di Provinsi Ituri.

Paul Samasumo โ€“ Kota Vatikan.

Serangan tengah malam itu mengakibatkan seorang pendeta terluka saat para penyerang berupaya mencuri dari pusat pelatihan.

Menurut Agenzia Fides , para penjahat awalnya menyerang dan menyiksa petugas keamanan dalam upaya untuk mendapatkan informasi tentang lokasi dana di tempat tersebut.

Pastor Jean-Deogratias Budjona, Direktur Spiritual lembaga tersebut, mengatakan kepada kantor berita Gereja bahwa petugas keamanan meminta bantuan. Ketika salah satu pastor, Pastor Justin Logo, merespons, para penyerang memaksa masuk ke kediaman pastor tersebut.

โ€œPetugas keamanan mulai memanggil kami, dan saat itulah Pastor Justin Logo membuka pintu. Ketika menyadari ada pencuri tepat di depan pintu, ia mencoba menutup pintu, tetapi sudah terlambatโ€”para penjahat itu menerobos masuk. Mereka kemudian menusuk lengan Pastor Logo,โ€ kenang Pastor Budjona.

Untungnya, para pendeta mampu membunyikan alarm, sehingga mendorong patroli militer di daerah tersebut untuk campur tangan.

Ini menandai serangan ketiga terhadap sekolah persiapan tersebut sejak Juli tahun ini. Paroki, pastoran, dan biara lain di Provinsi Ituri juga menjadi sasaran, termasuk di Lopa, Komanda, dan Nyakasanza.

Kedekatan Paus Leo dengan Ituri

Paus Leo XIV menyampaikan kesedihan dan kedekatan spiritual menyusul serangan mematikan pada Juli 2025 di Paroki Beato Anuarite di Komanda.

Misi penjaga perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo, MONUSCO, juga mengecam keras serangan yang dilakukan oleh Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) pada malam 26 dan 27 Juli 2025. Lima puluh orang tewas, termasuk sembilan anak-anak. Beberapa lainnya terluka atau diculik oleh milisi. Toko-toko dan rumah-rumah dibakar. Sebagian besar korban adalah umat yang menghadiri acara doa malam di paroki tersebut.

Kelompok bersenjata di Provinsi Ituri

Ituri diganggu oleh berbagai kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut, yang menyebabkan ketakutan, kematian, dan kehancuran yang meluas di kalangan warga sipil. Perampokan dan kekerasan yang terus-menerus telah berkontribusi signifikan terhadap ketidakamanan yang berkelanjutan, meskipun provinsi tersebut berada dalam keadaan terkepung.

Pada bulan Mei 2021, pemerintah Kongo mengumumkan keadaan pengepungan luar biasa di Ituri dalam upaya untuk mengakhiri lebih dari tiga dekade perang, pemberontakan, dan konflik bersenjata.

Artikel asli:

In the eastern Democratic Republic of Congo (DRC), the Church is once again reeling from yet another attack. During the night of 15 September and 16 September, assailants armed with hammers, knives, crowbars, and all manner of tools stormed a preparatory training school near the Bishopโ€™s residence in the Mudzipela neighbourhood of the Shari community in Bunia, the Provincial city of Ituri Province.

Read all

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *