Bulan Fransiskan: Perguruan tinggi AS merefleksikan pelayanan dan dialog antaragama

Franciscan Month: U.S. colleges reflect on service and interfaith dialogue

Iman dalam Aksi

Bulan Fransiskan 2025 menampilkan berbagai acara lokal dan nasional. Salah satu acara utamanya adalah โ€œKontemplasi Melintasi Jarakโ€, sebuah adorasi Ekaristi serentak yang menyatukan lebih dari separuh institusi AFCU pada pukul 15.00 Waktu Bagian Timur. โ€œKami tidak ingin menjadikannya acara Zoom,โ€ jelas Bruder Gregory. โ€œKami ingin setiap sekolah memamerkan Ekaristi dan berdoa untuk perdamaian dalam solidaritas di seluruh negeri.โ€

Komunitas-komunitas Fransiskan di seluruh negeri, termasuk biara-biara dan kongregasi religius Klara Miskin, turut berpartisipasi. Selama bulan Oktober, Konferensi Kepemimpinan Keadilan Jaringan Aksi Fransiskan di Washington, DC, juga mempertemukan hampir 150 orang dari sepuluh sekolah Fransiskan dan berbagai tempat lainnya untuk berdialog dan advokasi.

Sementara itu, sebuah pusat daring baru โ€” FranciscanMonth.org (dibuat oleh Franciscan Media ) โ€” menawarkan sumber daya, refleksi harian, dan ide-ide praktis untuk membantu siapa pun menjalani hidup ala Fransiskan. Salah satu kiat hariannya sederhana: โ€œBerpuasa dari media sosial untuk berdoa.โ€

Bruder Gregory mencatat bahwa seruan untuk โ€œkebebasan Fransiskanโ€ telah menginspirasi perubahan nyata. โ€œBeberapa SMA Fransiskan mulai mewajibkan siswa menyimpan ponsel mereka di loker pada siang hari,โ€ ujarnya. โ€œPara siswa melaporkan adanya kebebasan โ€” kebebasan Fransiskan โ€” dari menyimpan ponsel-ponsel ini.โ€

Melihat ke Depan

Masa depan Bulan Fransiskan sama ambisiusnya dengan semangatnya yang rendah hati. Rencana untuk tahun 2026 mencakup penjangkauan berkelanjutan di seluruh Amerika Serikat, dengan target perluasan global pada tahun 2027 โ€” ketika para penyelenggara berharap menerima berkat dari Paus.

โ€œKami ingin semua orang, dari segala usia, tahu bahwa Oktober adalah Bulan Fransiskan,โ€ kata Bruder Gregory. โ€œDan kami ingin mereka terinspirasi untuk menjalani gaya hidup Fransiskan โ€” tidak hanya di bulan Oktober, tetapi setiap hari sepanjang tahun.โ€

Saat Gereja menghormati Santo Fransiskus dari Assisi bulan Oktober ini, perguruan tinggi di seluruh Amerika Serikat merangkul pesannya tentang perdamaian, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap ciptaan. Dipimpin oleh Bruder Gregory Cellini, Bulan Fransiskan telah menjadi gerakan yang berkembang yang mengajak mahasiswa dan komunitas untuk menemukan kembali arti menjalani cara hidup yang baru.

Oleh Edoardo Giribaldi

Ketika Bruder Fransiskan Brooklyn, Gregory Cellini, OSF, merenungkan misinya di St. Francis College di Brooklyn, kata-katanya memancarkan rasa syukur sekaligus tujuan. โ€œSaya sangat diberkati berada di St. Francis College,โ€ ia memulai, menggambarkan pekerjaannya di Kantor Misi, Pelayanan, dan Dialog Antaragama โ€” sebuah tim yang berdedikasi untuk memupuk semangat Fransiskan di seluruh aspek kehidupan kampus.

Semangat tersebut, yang berakar pada nilai-nilai St. Fransiskus dan St. Klara, kini meluas jauh melampaui batas-batas kampus. Apa yang berawal dari inisiatif kampus kecil telah berkembang menjadi gerakan internasional yang terus berkembang: Bulan Fransiskan, sebuah perayaan selama sebulan setiap bulan Oktober yang didedikasikan untuk menghayati dan berbagi cara hidup Fransiskan.

Kelahiran Bulan Fransiskan

Gagasan tersebut, jelas Bruder Gregory kepada Vatican News , diilhami โ€œoleh Roh Kudus.โ€ Setelah menjadi pembawa acara program radionya yang telah lama berjalan, Syukurlah untuk Senin , ia telah melihat langsung kekuatan mendedikasikan waktu yang terfokus pada tema-tema penting โ€” seperti Bulan Sejarah Kulit Hitam atau Bulan Sejarah Perempuan. โ€œRoh Kudus menanamkan dalam diri saya pemikiran, bagaimana dengan Bulan Fransiskan?โ€ kenangnya. โ€œKita memiliki tradisi 800 tahun yang luar biasa ini, dan tidak ada bulan khusus yang ditujukan untuk kita.โ€

Pada tahun 2023, inspirasi tersebut terwujud di St. Francis College. Pekan St. Clare dan St. Francis yang sebelumnya dikenal sebagai Pekan St. Clare dan St. Francis telah berkembang menjadi satu bulan penuh refleksi, komunitas, dan kreativitas. Mahasiswa dan fakultas berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembacaan puisi hingga penyusunan blog All Good Things โ€” yang menampilkan kontribusi dari 22 institusi anggota Asosiasi Kolese dan Universitas Fransiskan (AFCU) โ€” di mana St. Francis adalah salah satunya.

Melampaui Brooklyn: Berbagi Kebaikan

Keberhasilan Bulan Fransiskan pertama memicu pertanyaan baru: bagaimana pesan perdamaian dan kesederhanaan ini dapat menjangkau lebih jauh lagi? Pada tahun 2024, tim memutuskan untuk โ€œberbagi kebaikanโ€ โ€” memperluas perayaan ke enam keuskupan di New York dan New Jersey.

Umat โ€‹โ€‹Fransiskan sekuler, komunitas religius, dan umat awam sama-sama berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, mulai dari pemberkatan hewan hingga berkhotbah dalam misa. โ€œKami belajar banyak dari pilot itu,โ€ kenang Bruder Gregory. โ€œBulan Oktober itu sungguh luar biasa.โ€

Gerakan Nasional

Pada tahun 2025, inisiatif ini mengambil langkah baru yang berani โ€” menjadi nasional. Sebuah kelompok kerja yang beragam, terdiri dari sekitar 20 pemimpin Fransiskan dari seluruh negeri, bergabung untuk merencanakan Bulan Fransiskan nasional pertama. โ€œKami berkata, dengan pertolongan Roh Kudus, kami bisa melakukan ini,โ€ kata Bruder Gregory.

Fokus Bulan Fransiskan nasional tahun ini memiliki makna khusus, karena memperingati 800 tahun penulisan Kidung Agung oleh Santo Fransiskus. Teks abadi ini sempurna karena menekankan kepedulian terhadap ciptaan, rasa syukur, pengampunan, dan hubungan yang benar โ€” nilai-nilai yang menurut Bruder Gregorius lebih relevan saat ini daripada sebelumnya.

โ€œSalah satu murid saya pernah mengatakan bahwa cara hidup Fransiskan lebih dibutuhkan saat ini daripada 800 tahun yang lalu,โ€ kenangnya. โ€œAwalnya, saya pikir ini mustahil; namun, setelah merenung, saya menyadari bahwa dia benar. Dunia ini telah rusak dalam banyak hal, dan cara hidup Fransiskan-lah yang dapat membantu mengubahnya.โ€

Iman dalam Aksi

Bulan Fransiskan 2025 menampilkan berbagai acara lokal dan nasional. Salah satu acara utamanya adalah โ€œKontemplasi Melintasi Jarakโ€, sebuah adorasi Ekaristi serentak yang menyatukan lebih dari separuh institusi AFCU pada pukul 15.00 Waktu Bagian Timur. โ€œKami tidak ingin menjadikannya acara Zoom,โ€ jelas Bruder Gregory. โ€œKami ingin setiap sekolah memamerkan Ekaristi dan berdoa untuk perdamaian dalam solidaritas di seluruh negeri.โ€

Komunitas-komunitas Fransiskan di seluruh negeri, termasuk biara-biara dan kongregasi religius Klara Miskin, turut berpartisipasi. Selama bulan Oktober, Konferensi Kepemimpinan Keadilan Jaringan Aksi Fransiskan di Washington, DC, juga mempertemukan hampir 150 orang dari sepuluh sekolah Fransiskan dan berbagai tempat lainnya untuk berdialog dan advokasi.

Sementara itu, sebuah pusat daring baru โ€” FranciscanMonth.org (dibuat oleh Franciscan Media ) โ€” menawarkan sumber daya, refleksi harian, dan ide-ide praktis untuk membantu siapa pun menjalani hidup ala Fransiskan. Salah satu kiat hariannya sederhana: โ€œBerpuasa dari media sosial untuk berdoa.โ€

Bruder Gregory mencatat bahwa seruan untuk โ€œkebebasan Fransiskanโ€ telah menginspirasi perubahan nyata. โ€œBeberapa SMA Fransiskan mulai mewajibkan siswa menyimpan ponsel mereka di loker pada siang hari,โ€ ujarnya. โ€œPara siswa melaporkan adanya kebebasan โ€” kebebasan Fransiskan โ€” dari menyimpan ponsel-ponsel ini.โ€

Melihat ke Depan

Masa depan Bulan Fransiskan sama ambisiusnya dengan semangatnya yang rendah hati. Rencana untuk tahun 2026 mencakup penjangkauan berkelanjutan di seluruh Amerika Serikat, dengan target perluasan global pada tahun 2027 โ€” ketika para penyelenggara berharap menerima berkat dari Paus.

โ€œKami ingin semua orang, dari segala usia, tahu bahwa Oktober adalah Bulan Fransiskan,โ€ kata Bruder Gregory. โ€œDan kami ingin mereka terinspirasi untuk menjalani gaya hidup Fransiskan โ€” tidak hanya di bulan Oktober, tetapi setiap hari sepanjang tahun.โ€

Artikel Asli:

vaticannews.va

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *