Makna Tanda Salib

Tandaย salibย ini mengandung arti yang sangat mendalam yaitu 1) kemanunggalan dari Allah Trinitas, 2)ย salibย yang merupakanย tandaย keselamatan dan kemenangan orang-orang Kristen, yang disebabkan oleh kemenangan Kristus atas dosa dan maut. Jadiย tandaย salibย ini merupakan lambang yang berdasarkan Alkitabย (lih. Yeh 9:4, Kel 17:9-14, Why 7:3, 9:4 dan 14:1), dan bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Yesus. Bahkan Rasul Paulus sendiri bermegah dengan pewartaanย salibย Kristus (Gal 6:14), sehingga wajarlah jika kita sebagai pengikut Kristus membawa maknaย tandaย salibย ini kemanapun kita berada.

 

Menurut sejarah, diketahui bahwa Tanda Salib memang merupakan tradisi jemaat awal, yang dimulai sekitar abad ke-2 berdasarkan kesaksian para Bapa Gereja, terutama Tertullian, yang dilanjutkan oleh St. Cyril dari Yerusalem, St. Ephrem dan St Yohanes Damaskus. Jadi walaupun kita tidak membaca ajaran mengenai tandaย salibย ini dilakukan oleh para rasul di dalam Alkitab, namun bukan berarti bahwaย tandaย salibย ini tidak berdasarkan Alkitab.

Sebab, biar bagaimanapun, makna yang terkandung dalam pembuatan tanda salib ini terpusat pada Kristus, untuk mengingatkan para beriman akan keselamatan yang dapat diperoleh oleh jasa Kristus yang tersalib dan bangkit. Maka tanda salib ini bagi umat Kristen adalah tanda yang harus kita bawa kemanapun sebagai tanda yang mengingatkan kita kepadaย salibย Kristus yang menyelamatkan kita. Tradisi ini serupa dengan tradisi bangsa Yahudi yang memakai โ€œtefilinโ€ yaitu semacam kotak hitam yang berisi naskah Alkitab, yang mereka ikatkan di dahi mereka, sebagai pelaksanaan dari perintah dalam kitab Ul 6:4-8: โ€œKasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimuโ€ฆโ€ย Tandaย di dahi ini juga disebutkan di dalam kitab Yeh 9:4.

Tandaย Salibย menurut Para Bapa Gereja

Maka bagi umat Kristiani, tradisi membuatย tandaย salibย ini sudah berakar sejak lama, bahkan dari Alkitab Perjanjian Lama, dan juga Perjanjian Baru, yaitu dari kitab Wahyu Why 7:3; 9:4; 14:1. Berakar dari ajaran Kitab Suci inilah, maka Para Bapa Gereja mengajar demikian:

1)ย Tertullianย (abad 2) mengajarkan dalam De cor Mil, iii: โ€œDalam perjalanan kita dan pergerakan kita, pada saat kita masuk atau keluar, โ€ฆ.. pada saat berbaring ataupun duduk, apapun pekerjaan yang kita lakukan kita menandai dahi kita denganย tandaย salib.โ€

2)ย St. Cyril dari Yerusalemย (315-386) dalam Catecheses (xiii, 36)ย  mengajarkan, โ€œMaka, mari kita tidak merasa malu untuk menyatakan Yesus yang tersalib. Biarlahย tandaย salibmenjadi meterai kita, yang dibuat dengan jari-jari kita, di atas dahi โ€ฆ atas makanan dan minuman kita, pada saat kita masuk ataupun keluar, sebelum tidur, ketika kita berbaring dan ketika bangun tidur ketika kita bepergian ataupun ketika kita beristirahat.โ€

3)ย St. Ephrem dari Syriaย (373) mengajarkan, โ€œTandailah seluruh kegiatanmu dengan tanda salib yang memberi kehidupan. Jangan keluar darin pintu rumahmu sampai kamu menandai dirimu dengan tandaย salib. Jangan mengabaikanย tandaย ini, baik pada saat sebelum makan, minum, tidur, di rumah maupun di perjalanan. Tidak ada kebiasaan yang lebih baik daripada ini. Biarlah ini menjadi tembik yang melindungi segala perbuatanmu, dan ajarkanlah ini kepada anak-anakmu sehingga mereka dapat belajar menerapkan kebiasaan ini.โ€

4)ย St. Yohanes Damaskusย (676-749) mengajarkan, โ€œTandaย salibย diberikan sebagai tanda di dahi kita, โ€ฆ. sebab denganย tandaย ini kita umat yang percaya dibedakan dari mereka yang tidak percaya.โ€

Memang dalam hal cara membuat tanda salib itu terjadi perkembangan, karena pada awalnya tanda salib hanya dibuat di dahi saja, namun kemudian diajarkan juga untuk membuat tandasalibย di mulut (St Jerome, Epitaph Paulae) dan di hati (Prudentius, Cathem., vi, 129).ย Tandasalibย seperti yang kita kenal sekarang, yang secara jelas diajarkan oleh Paus Innocentius III (1198โ€“1216), seperti demikian:

โ€œThe sign of the cross is made with three fingers, because the signing is done together with the invocation of the Trinity. โ€ฆ This is how it is done: from above to below, and from the right to the left, because Christ descended from the heavens to the earth, and from the Jews (right) He passed to the Gentiles (left). Others, however, make the sign of the cross from the left to the right, because from misery (left) we must cross over to glory (right), just as Christ crossed over from death to life, and from Hades to Paradise. [Some priests] do it this way so that they and the people will be signing themselves in the same way. You can easily verify this โ€” picture the priest facing the people for the blessing โ€” when we make the sign of the cross over the people, it is from left to rightโ€ฆโ€œ

Cara membuatย tandaย salib

Memang terdapat beberapa cara untuk membuat tandaย salib. Yang terpenting di sini adalah makna yang ingin disampaikannya, dan penghayatan orang yang membuatย tandaย salib ini. Maka cara yang mendetail sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah, seperti apakah membuatnya dengan dua jari (jari penunjuk dan jari tengah, yang melambangkan dua kodrat Yesus, yaitu Allah dan manusia) atau tiga jari (yang melambangkan Trinitas), atau kelima jari (melambangkan kelima luka-luka Yesus di kayu salib). Atau arahย salibnya ke kanan dulu baru kiri (seperti yang dilakukan Gereja-gereja Timur dan Orthodox) atau ke kiri dahulu baru ke kanan (seperti yang dilakukan oleh Gereja Katolik Roma).

Umumnya caranya adalah demikian:

Dengan dua atau tiga (atau lima jari) jari tangan kanan di dahi (sambil mngucapkan: โ€œAtas nama Bapaโ€), tangan kemudian ke dada -melambangkan hati atau ke perut -menunjuk kepada luka Yesus di perut-Nya ataupun rahim di mana Yesus dikandung oleh Bunda Maria (sambil mengucapkan โ€œdan Puteraโ€, kemudian tangan menuju ke bahu kiri dan kanan (sambil mengucapkan โ€œdan Roh Kudusโ€ Amin). Dan tangan kembali terkatup.

Kapan kita membuatย tandaย salib?

1) Pada saat sebelum dan sesudah kita berdoa.

2) Ketika kita melewati setiap bangunan gereja Katolik, untuk menghormati kehadiran Tuhan Yesus di dalam tabernakel.

3) Ketika memasuki gereja (membuatย tandaย salibย dengan air suci)

4) Saat-saat sedang menghadapi ketakutan ( misalnya: ketika kita mendengar sirine ambulans, mobil kebakaran) ataupun ketika menerima kabar duka cita orang yang meninggal.

5) Ketika kita melihatย Salibย Kristus, ataupun di saat- saat lain untuk menghormati Kristus, memohon pertolongan-Nya,

6) Ketika hendak mengusir godaan, ketakutan maupun mengusir pengaruh kuasa jahat.

7) Ketika ayah, sebagai imam dalam keluarga memberikati anak-anaknya, ia dapat menandai anak-anaknya denganย tandaย salibย di dahi mereka, misalnya sebelum anak-anak berangkat ke sekolah atau sebelum mereka tidur pada waktu malam hari.

Semoga kita dapat menghayati makna tanda salib ini, dan menjadikan tandaย salibย sebagai bagian dari hidup kita sendiri. Setiap kita membuatย tandaย salib kita mengingat dan menhormati Kristus yang oleh kasih-Nya rela menyerahkan hidup-Nya di kayuย salibย untuk menebus dosa-dosa kita. Semoga kita dapat berkata bersama dengan Rasul Paulus, โ€œTetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalamย salibย Tuhan kita Yesusย Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.โ€ (Gal 6:14)

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *