Paus memuji secercah harapan perdamaian di Tanah Suci dan berdoa untuk Ukraina

Pope hails glimmers of hope for peace in Holy Land and prays for Ukraine

Setelah Misa Yubileum Spiritualitas Maria, Paus Leo XIV mengarahkan pikiran dan doanya kepada orang-orang yang menderita di Tanah Suci, Ukraina, dan Peru, di mana kekacauan politik telah membawa ketidakstabilan bagi negara tersebut.

Oleh Francesca Merlo 

Pada akhir Misa Yubileum Spiritualitas Maria di Lapangan Santo Petrus, Paus Leo XIV mengarahkan pikirannya kepada mereka yang menderita akibat konflik, ketidakstabilan politik, dan bentuk ketidakadilan lainnya di seluruh dunia.

Perdamaian di Tanah Suci 

Pikiran dan doanya, pertama-tama, tertuju kepada Tanah Suci, dan terutama kepada korban manusia akibat kekerasan tersebut. 

โ€œDua tahun konflik telah meninggalkan kematian dan kehancuran di mana-mana,โ€ kata Paus. โ€œTerutama di hati mereka yang telah kehilangan anak-anak mereka, orang tua mereka, teman-teman mereka secara brutalโ€”semuanya.โ€

Meyakinkan mereka yang terdampak bahwa Gereja berdiri di samping mereka, Paus Leo mengingatkan mereka akan kehadiran Tuhan yang tak tergoyahkan, bahkan di saat-saat tergelap sekalipun dan dalam melakukannya mengutip: โ€œDilexi te โ€“ Aku telah mengasihimu.โ€ย 

Pernyataan Paus ini menyusul pesan harapan yang mendorong tercapainya kesepakatan baru-baru ini antara Israel dan Hamas. Paus Leo mendesak semua pihak yang terlibat untuk terus, dengan berani, di jalan menuju โ€œperdamaian yang adil dan abadiโ€ yang menghormati aspirasi sah rakyat Israel dan Palestina.

Paus Leo berdoa agar umat manusia dapat menemukan kembali kemampuan untuk melihat orang lain โ€œbukan sebagai musuh, melainkan sebagai saudara,โ€ yang mampu memaafkan dan layak untuk didamaikan.

Truk bantuan kemanusiaan menuju Gaza setelah perjanjian damai
Truk bantuan kemanusiaan menuju Gaza setelah perjanjian damai (ANSA)

Perdamaian di Ukraina

Kemudian mengalihkan pikirannya ke Ukraina, Paus Leo membahas gelombang baru kekerasan dan kehancuran yang telah melanda kota-kota dan infrastruktur sipil, menewaskan banyak warga sipil, termasuk anak-anak, dan membuat keluarga kehilangan kebutuhan dasar seperti listrik dan pemanas. 

โ€œHati saya bersatu dengan penderitaan rakyat,โ€ kata Paus, sebelum kembali mengulangi seruannya, sekali lagi, agar kekerasan diakhiri dan dialog digalakkan. 

Pusat perbelanjaan Sigma terbakar setelah terkena serangan militer Ukraina, 11 Oktober
Pusat perbelanjaan Sigma terbakar setelah terkena serangan militer Ukraina, 11 Oktober

Kekacauan politik di Peru 

Paus Leo XIV juga menyatakan kedekatannya dengan rakyat Peru, yang sedang menghadapi masa transisi politik.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan meningkat akibat perubahan kepemimpinan dan seruan untuk reformasi.

Paus memanjatkan doa untuk persatuan nasional, dengan mengatakan, โ€œSaya berdoa agar Peru dapat terus berada di jalur rekonsiliasi, dialog, dan persatuan nasional.โ€ Kata-kata Paus muncul di saat banyak warga Peru mendambakan stabilitas dan komitmen baru terhadap pemerintahan demokratis melalui cara-cara damai.

Polisi menangkap seorang pengunjuk rasa saat demonstrasi menentang pemerintah Peru, Lima, 12 Oktober
Polisi menangkap seorang pengunjuk rasa saat demonstrasi menentang pemerintah Peru, Lima, 12 Oktober (AFP atau pemberi lisensi)

Perlindungan bagi pekerja

Akhirnya, saat Italia memperingati Hari Nasionalnya untuk mengenang para korban kecelakaan kerja, Paus menyerukan doa bagi mereka yang telah meninggal dan untuk perlindungan semua pekerja.

Artikel Asli:

vaticannews.va

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *