Kegembiraan di Israel saat sandera Gaza dibebaskan ​

Joy in Israel as Gaza hostages released ​

20 sandera terakhir yang masih hidup yang ditahan Hamas di Gaza telah kembali ke Israel setelah lebih dari dua tahun ditawan.

Oleh Nathan Morley

20 sandera terakhir yang masih hidup yang ditahan Hamas di Gaza telah kembali ke Israel setelah lebih dari dua tahun ditawan.

Para sandera diculik selama serangan Hamas tahun 2023.

Salah satu dari mereka, Eitan Mor, dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam momen yang disiarkan langsung di televisi Israel.

Hamas belum merilis jenazah hingga 28 sandera yang diyakini telah tewas. Sebuah kelompok yang mewakili keluarga sandera mengatakan empat jenazah diperkirakan akan dipulangkan pada hari Senin.

Sebagai gantinya, Israel mulai membebaskan 250 tahanan Palestina dan lebih dari 1.700 tahanan.

Kelompok pertama tiba di Ramallah dan Gaza di bawah pengawasan Palang Merah.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump, yang membantu menengahi gencatan senjata, berpidato di hadapan parlemen Israel.

Sekarang, Tn. Trump sedang melakukan perjalanan ke Mesir untuk menghadiri pertemuan puncak perdamaian di Sharm el-Sheikh.

KTT tersebut diperkirakan akan menarik para pemimpin dari lebih dari 20 negara, termasuk Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

Pembicaraan akan difokuskan pada penghentian permusuhan di Gaza dan memajukan upaya perdamaian regional.

Gencatan senjata antara Israel dan Hamas berlaku efektif Jumat setelah tiga hari negosiasi yang dimediasi oleh Mesir, Qatar, Turki, dan Amerika Serikat.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 67.000 orang tewas selama dua tahun operasi militer Israel. Para pejabat juga melaporkan kelaparan yang meluas di seluruh wilayah tersebut.

Artikel Asli:

vaticannews.va

 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *