Pihak berwenang mengatakan Rusia melancarkan serangan rudal besar-besaran di Kyiv pada Minggu dini hari, tak lama setelah apa yang diyakini sebagai serangan udara paling mematikan Moskow tahun ini di ibu kota Ukraina menewaskan sedikitnya 31 orang, termasuk lima anak-anak, dan melukai lebih dari 150 orang. Serangan tersebut memicu serangan balasan mematikan oleh Ukraina terhadap target-target utama Rusia.
Oleh Stefan J. Bos
Warga Rusia terlihat gemetar saat menyaksikan serangan pesawat tak berawak Ukraina di kilang minyak Ryazan di Rusia tengah, yang menyebabkan kebakaran besar, menurut rekaman video yang ditinjau oleh Vatican News.
Ukraina telah mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur minyak dan gas alam Rusia sebagai tanggapan langsung atas serangan Moskow yang sedang berlangsung, yang dimulai dengan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022.
Dalam insiden terpisah, pesawat tak berawak Ukraina dilaporkan memicu kebakaran di sebuah depot minyak di Sochi, resor Rusia barat daya yang menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014.
Beberapa wilayah Rusia lainnya juga telah menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak Ukraina, dengan beberapa korban jiwa dilaporkan.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa sistem pertahanan udara menghancurkan 112 pesawat nirawak Ukraina di wilayah Rusia selama hampir sembilan jam, dari Jumat malam hingga Sabtu pagi.
Kebakaran di dekat PLTN
Moskow juga menuduh Kyiv melakukan penembakan di dekat PLTN Zaporizhzhia, PLTN terbesar di Eropa, yang memicu kebakaran.
Pemerintah yang ditempatkan Rusia di Ukraina yang diduduki mengatakan bahwa kobaran api telah terkendali dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Meskipun ada serangan balik, serangan tersebut tidak banyak menghentikan kampanye udara Rusia, membuat Kyiv berduka setelah serangan udara terburuk di ibu kota dalam lebih dari setahun.
Di antara para korban terdapat anak-anak dan bayi, menurut otoritas setempat.
Ukraina dan Rusia semakin mengandalkan kendaraan udara nirawak sebagai alat vital peperangan modern.
Laporan korupsi membayangi strategi
Namun, strategi pertahanan Ukraina telah dibayangi oleh tantangan internal, termasuk skandal korupsi besar.
Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU) dan Kejaksaan Khusus Anti-Korupsi (SAPO) mengatakan mereka telah mengungkap skema korupsi yang signifikan yang melibatkan kontrak pasokan drone militer dengan harga yang terlalu tinggi.
Pengumuman ini muncul hanya dua hari setelah parlemen Ukraina memberikan suara untuk memulihkan independensi badan-badan tersebut.
Penyidik mengatakan para tersangka menerima suap hingga 30 persen dari nilai kontrak.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa empat orang telah ditahan terkait dengan skema tersebut. Meskipun nama-nama tersebut belum dirilis, para tersangka dilaporkan termasuk seorang anggota parlemen Ukraina, pejabat distrik dan kota setempat, dan anggota Garda Nasional.
Kyiv menghadapi tekanan Uni Eropa
Ukraina menghadapi tekanan dari Uni Eropa untuk mengatasi korupsi sistemik seiring upayanya untuk memajukan keanggotaannya di Uni Eropa.
Konflik dan kerusuhan politik yang sedang berlangsung menjadi tantangan bagi Presiden AS Donald J. Trump, yang pekan lalu memberi Rusia waktu 10 hari untuk menyetujui gencatan senjata atau menghadapi sanksi baru yang berat.
Presiden Trump mengatakan ia telah mengerahkan kapal selam berkemampuan nuklir ke โwilayah yang tepatโ sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya ancaman provokatif yang dilontarkan oleh mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev di media sosial.
Medvedev menanggapi dengan menyebut ultimatum tersebut sebagai โancaman dan langkah menuju perangโ yang melibatkan Rusia dan Amerika Serikat.
Perundingan damai baru-baru ini di Istanbul, Turki, tidak banyak membantu menghentikan pertumpahan darah.
Perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun ini diyakini telah menewaskan atau melukai lebih dari satu juta orang dan menyebabkan jutaan lainnya mengungsi di Ukraina dan sekitarnya.
Artikel asli:/h5>
Authorities say Russia launched a massive missile attack on Kyiv early Sunday, shortly after what is believed to be Moscowโs deadliest airstrike of the year on the Ukrainian capital killed at least 31 people, including five children, and wounded more than 150. The attacks prompted deadly retaliatory strikes by Ukraine on key Russian targets.
ย