Mantan diplomat Takhta Suci kelahiran Tanzania meninggal di Roma

Tanzanian-born former Holy See diplomat dies in Rome

Uskup Agung Novatus Rugambwa, mantan Nuncio Apostolik, telah meninggal dunia di Roma pada usia 67 tahun, meninggalkan warisan amal dan pelayanan di banyak negara tempat ia diutus sebagai wakil kepausan.

Oleh Sarah Pelaji โ€“ Tanzania

Gereja Katolik di Tanzania berduka atas wafatnya Uskup Agung Novatus Rugambwa, mantan Nunsius Apostolik dan diplomat senior Takhta Suci. Beliau wafat pada malam 16 September 2025, saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Gemelli di Roma.

Almarhum Uskup Agung adalah penduduk asli Keuskupan Katolik Bukoba di Tanzania.

Uskup Jovitus Francis Mwijage dari Keuskupan Bukoba, Tanzania, menyatakan kesedihan mendalam atas meninggalnya Uskup Agung.

โ€ Tumsifu Yesu Kristo. Dengan penuh duka yang mendalam, saya mengumumkan wafatnya Uskup Agung Novatus Rugambwa yang terkasih, yang dipanggil untuk menghadap Tuhan pada malam 16 September 2025 di Roma,โ€ kata Uskup Mwijage dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu.

โ€œSemoga jiwanya beristirahat dalam damai abadi. Pengaturan pemakaman akan dikomunikasikan pada waktunya,โ€ kata Uskup. โ€œMarilah kita terus berdoa untuk ketenangan jiwanya: Berikanlah istirahat abadi kepadanya, ya Tuhan, dan biarlah terang abadi menyinarinya. Semoga ia beristirahat dalam damai. Amin .โ€

Kehidupan pelayanan kepada Gereja dan dunia

Uskup Agung Rugambwa lahir pada 8 Oktober 1957 di Keuskupan Bukoba, Tanzania. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 6 Juli 1986 oleh mendiang Uskup Nestorius Timanywa, setelah menyelesaikan pendidikan imamat dan studi teologinya.

Ia bergabung dengan dinas diplomatik Takhta Suci pada tanggal 1 Juli 1991, dan kemudian bertugas dalam berbagai kapasitas di Nunsiatur Vatikan di seluruh dunia.

Pada tanggal 28 Juni 2007, Paus Benediktus XVI mengangkatnya sebagai Wakil Sekretaris Dewan Kepausan untuk Pelayanan Pastoral bagi Migran dan Orang-orang Perantau.

Kemudian, pada tanggal 6 Februari 2010, ia diangkat menjadi Uskup Agung Tituler dan Nuncio Apostolik untuk Angola, Sรฃo Tomรฉ dan Prรญncipe.

Pentahbisan episkopalnya berlangsung pada tanggal 18 Maret 2010, yang dirayakan oleh Kardinal Tarcisio Bertone, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Negara Vatikan.

Perjalanan diplomatiknya berlanjut dengan berbagai penunjukan lainnya. Pada 5 Maret 2015, beliau diangkat sebagai Nunsius Apostolik untuk Honduras. Pada 29 Maret 2019, Paus Fransiskus mengangkatnya sebagai Nunsius Apostolik untuk Selandia Baru dan Perwakilan Kepausan untuk Kepulauan Pasifik.

Pada tanggal 30 Maret 2021, tanggung jawabnya diperluas lebih lanjut saat ia diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Republik Mikronesia, sambil melanjutkan misinya di Kepulauan Marshall, Kiribati, Nauru, Tonga, Selandia Baru, Fiji, dan Palau.

Artikel asli:

Archbishop Novatus Rugambwa, former Apostolic Nuncio, has died in Rome at the age of 67, leaving behind a legacy of charity and service in the many countries to which he was sent as a papal representative.

Read all

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *