Dalam kunjungannya ke negara Afrika tersebut, Kardinal Sekretaris Negara merayakan Misa pada Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Tempat Ziarah Maria Mugera, dan sehari sebelumnya, beliau meresmikan sebuah monumen di lokasi pembunuhan Nunsius Apostolik, Monsignor Courtney, pada bulan Desember 2003.
Berita Vatikan
Di Burundi, Hari Raya Maria Diangkat ke Surga bertepatan dengan peningkatan status Paroki Santo Antonius Paduaโyang terletak di wilayah tempat ziarah Maria nasional Mugera, bagian dari Keuskupan Agung Gitegaโmenjadi Basilika Minor.

Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, memimpin Misa untuk merayakan hari raya tersebut. Beliau didampingi oleh para uskup di negara tersebut, Nuncio Apostolik untuk Burundi dan rekan diplomatiknya, ratusan imam, biarawan dan biarawati, serta ribuan umat beriman. Presiden Republik, รvariste Ndayishimiye, juga hadir.
Dedikasi kepada Maria
Umat datang untuk berdoa memohon perantaraan Bunda Maria dari Lourdes di Tempat Ziarah Mugera, yang memperingati konsekrasi Burundi kepada Perawan Maria, Ratu Perdamaian, pada tanggal 15 Agustus 1961. Banyak doa telah terjawab melalui perantaraan Maria di tempat ziarah tersebut dan ribuan peziarah berkunjung setiap tahun.
Di tempat ziarah tersebut, terdapat sebuah gua kecil yang terbuat dari batu-batu Afrikaโdimaksudkan untuk meniru Gua Lourdes. Para peziarah melakukan perjalanan ke Mugera untuk mencari harapan dan berdoa kepada Ibu surgawi mereka memohon kedamaian di hati manusia dan mencerahkan pikiran para pemimpin agar memilih jalan perdamaian untuk mengakhiri kekerasan di dunia.

Umat terus berziarah ke tempat suci ini, berdoa agar perdamaian yang telah lama didambakan dapat tercapai. Ziarah tahunan yang berkelanjutan ini menegaskan bahwa pentahbisan 56 tahun yang lalu merupakan ungkapan iman Gereja di Burundi yang semakin bertumbuh.
Seorang pria untuk seluruh Burundi
Oleh karena itu, Kardinal Parolin menggunakan homilinya dalam Misa tanggal 15 Agustus untuk dengan tegas memperbarui seruannya agar mengesampingkan kepentingan pribadi, agar orang-orang di seluruh dunia dapat berfokus pada pelayanan bagi kebaikan bersama. Hanya dengan demikianlah mereka yang tinggal di zona perang, yang terus menderita dan menanggung kekurangan, dapat kembali berharap akan kehidupan yang bermartabat dan aman.

Sehari sebelumnya, pada tanggal 14 Agustus, Menteri Luar Negeri mengunjungi Minago untuk memberkati sebuah monumen yang menandai tempat di mana, pada tanggal 29 Desember 2003, Uskup Agung Michael Courtney, seorang pendeta Irlandia dan Nuncio Apostolik untuk Burundi, terbunuh dalam penyergapan dalam perjalanan pulang.

Kardinal Parolin menceritakan bagaimana uskup agung telah mendampingi rakyat Burundi selama tahun-tahun yang penuh tantangan, bekerja tanpa lelah demi rekonsiliasi dan perdamaian. Uskup Agung Courtney telah mengabdikan dirinya untuk mengomunikasikan visi perdamaian yang dapat dicapai dan dekat dengan semua orangโapa pun bahaya atau ancaman yang mengancam nyawanya.
Hanya beberapa hari setelah kematiannya, Paus Yohanes Paulus II menyatakan kata-kata ini untuk mengenang uskup agung tersebut: โUskup Agung Michael Aidan Courtney, wakil saya sebagai Nunsius Apostolik untuk Burundi, juga menjadi saksi โInjil perdamaianโ ini. Beliau meninggal secara tragis beberapa hari yang lalu saat menjalankan misi dialog dan rekonsiliasi. Marilah kita berdoa untuknya, semoga teladan dan pengorbanannya dapat menghasilkan buah perdamaian di Burundi dan di seluruh dunia.โ (Homili Bapa Suci, 1 Januari 2004, no. 3)
โUskup Agung Michael Aidan Courtney, wakil saya sebagai Nunsius Apostolik untuk Burundi, juga menjadi saksi โInjil perdamaianโ ini. Beliau meninggal secara tragis beberapa hari yang lalu saat menjalankan misi dialog dan rekonsiliasi. Marilah kita berdoa untuknya, semoga teladan dan pengorbanannya dapat menghasilkan buah perdamaian di Burundi dan di seluruh dunia.โ
Artikel asli:
During his visit to the African country, the Cardinal Secretary of State celebrated Mass on the Solemnity of the Assumption of Mary at the Marian Shrine of Mugera, and the day before, he inaugurated a monument at the site where the Apostolic Nuncio, Monsignor Courtney, was assassinated in December 2003.
ย