Paus mengundang Keuskupan Roma untuk mempromosikan pelayanan pastoral yang menyambut semua orang

Pope invites Rome Diocese to promote pastoral ministry that welcomes all

Paus Leo XIV berpidato di hadapan para klerus dan umat beriman Keuskupan Roma dalam sebuah pertemuan di Basilika Santo Yohanes Lateran, mengajak Gereja Roma untuk berjalan bersama umat Allah dengan โ€œpelayanan pastoral yang suportif, penuh empati, bijaksana, tidak menghakimi, dan mampu menerima semua orang.โ€

Oleh Linda Bordoni

Paus Leo XIV pada Jumat sore menyeberangi Sungai Tiber untuk berpidato di hadapan Majelis Keuskupan Roma yang berkumpul di Basilika Santo Yohanes Lateran. Dalam pidatonya, beliau menjunjung tinggi proses sinode yang sedang berlangsung yang diprakarsai oleh Paus Fransiskus, dan mengajak para klerus, religius, dan umat beriman awam yang hadir โ€œuntuk maju dalam sinodalitas, persekutuan, tanggung jawab bersama, dan misi.โ€

Berbicara sebagai Uskup Roma, Paus mengungkapkan kegembiraannya saat bertemu dengan komunitas keuskupan dan berterima kasih kepada para imam, diakon, pria dan wanita yang ditahbiskan, serta perwakilan paroki atas dedikasi dan kesaksian mereka.

โ€œPaus adalah Uskup Roma, dan saya adalah Uskup bagi Anda,โ€ katanya, menggambarkan pertemuan itu sebagai โ€œpelukan erat Uskup dengan umatnya.โ€

Paus Leo XIV tiba di Basilika Santo Yohanes Lateran

Paus Leo XIV tiba di Basilika Santo Yohanes Lateran (@Vatican Media)

Ketika merenungkan Injil tentang perempuan Samaria di sumur, ia teringat akan sabda Yesus: โ€œJikalau engkau tahu tentang karunia Allahโ€ (Yoh 4:10), sambil menunjuk kepada Roh Kudus sebagai โ€œair hidupโ€ yang memuaskan dahaga manusia dan menopang Gereja dalam misinya.

Gereja yang mendukung dan menyambut

Paus Leo menekankan kebutuhan mendesak untuk memperbarui pendekatan pastoral, terutama terhadap keluarga dan kaum muda. โ€œKita tidak boleh puas dengan mengulang-ulang hal yang sama seperti sebelumnya,โ€ beliau memperingatkan, โ€œtetapi menawarkan suatu pembelajaran baru dalam iman, yang memperkenalkan umat kepada kehidupan Kristiani, mendampingi setiap tahapan kehidupan, dan menjalin hubungan antarmanusia yang bermakna.โ€

โ€œSangat mendesak,โ€ tegasnya, โ€œuntuk membangun pelayanan pastoral yang suportif, penuh empati, bijaksana, tidak menghakimi, dan mampu menerima semua orang.โ€

Paus Leo dan Kardinal Baldassare Reina, Vikaris Jenderal Keuskupan Roma

Paus Leo dan Kardinal Baldassare Reina, Vikaris Jenderal Keuskupan Roma (@Vatican Media)

Berjalan bersama keluarga dan anak muda

Paus mencatat bahwa keluarga yang sering terbebani oleh kesulitan mungkin tergoda untuk menarik diri dari peran mereka dalam mewariskan iman. โ€œTugas Gereja,โ€ katanya, โ€œbukanlah untuk menggantikan mereka, melainkan untuk mendampingi mereka, menjadi teman perjalanan dan menyediakan sarana untuk mencari Tuhan.โ€

Berbicara kepada kaum muda, ia mendorong Gereja untuk melibatkan mereka dengan kreativitas dan pemahaman: โ€œPelayanan yang mampu mendengarkan tanpa menghakimi dapat memberikan bimbingan yang mereka cari kepada kaum muda dan menawarkan mereka rumah dalam komunitas iman.โ€

Pembentukan dan misi

Paus Leo juga berbicara tentang apa yang disebutnya sebagai โ€œdarurat pembentukan,โ€ dan mendesak paroki-paroki dan komunitas-komunitas untuk menjadi โ€œgeneratifโ€ โ€“ tempat-tempat yang memelihara iman dan menjangkau mereka yang telah menyimpang.

Ia menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan isu-isu yang memengaruhi masyarakat dan generasi muda ke dalam kehidupan paroki, termasuk keadilan sosial, perdamaian, migrasi, pemeliharaan ciptaan, kesehatan mental, dan tantangan kecanduan.

โ€œKita tidak bisa menjadi spesialis dalam segala hal,โ€ ujarnya, โ€œtetapi kita harus merenungkan realitas ini, mendengarkan berbagai kompetensi yang dapat ditawarkan kota kita.โ€

Peserta Sidang Keuskupan

Peserta Sidang Keuskupan (@Vatican Media)

Tumbuh dalam sinodalitas dan persekutuan

Mengakhiri sambutannya, Paus mengajak Gereja di Roma untuk berjalan bersama dalam semangat sinodalitas dan misi. Mengutip kisah Injil tentang perempuan Samaria, beliau berkata: โ€œKita juga harus berlari kepada saudara-saudari kita, meninggalkan tempayan kita, dan sebagai gantinya membawa air yang menghilangkan dahaga selamanya.โ€

Beliau menyatakan keyakinannya bahwa Gereja di Roma akan terus bertumbuh โ€œdalam sinodalitas, persekutuan, tanggung jawab bersama, dan misi,โ€ dan berdoa: โ€œSemoga Perawan kepercayaan dan harapan, Salus Populi Romani , menyertai dan menjaga perjalanan kita.โ€

Paus Leo XIV di Basilika Santo Yohanes Lateran selama Sidang Keuskupan

Paus Leo XIV di Basilika Santo Yohanes Lateran selama Sidang Keuskupan (@Vatican Media)

Artikel asli:

Pope Leo XIV addresses the clergy and faithful of the Diocese of Rome during an assembly at the Basilica of St John Lateran, inviting the Church of Rome to walk alongside the people of God with โ€œa pastoral ministry that is supportive, empathetic, discreet, non-judgmental, and able to welcome everyone.โ€

Read all

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *