Amerika Serikat telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera dan permanen di Gaza dan pembebasan sandera.
Oleh Nathan Morley
Amerika Serikat telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera dan permanen di Gaza dan pembebasan sandera.
Tindakan ini menandai veto keenam Washington sejak dimulainya konflik.
Wakil Utusan Timur Tengah AS Morgan Ortagus mengatakan rancangan tersebut gagal mengutuk Hamas secara memadai dan tidak menegaskan hak Israel untuk membela diri.
Resolusi tersebut, yang didukung oleh 14 anggota dewan lainnya, menggambarkan situasi kemanusiaan di Gaza sebagai โbencanaโ dan mendesak Israel untuk mencabut pembatasan pengiriman bantuan.

Memperluas serangan militer Israel
Pemungutan suara itu dilakukan saat Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperingatkan bahwa jalur kehidupan sipil di Kota Gaza sedang runtuh di tengah meluasnya serangan militer Israel.
Dalam lima hari terakhir, 11 tempat penampungan darurat yang menampung sekitar 11.000 orang mengalami kerusakan langsung atau tidak langsung, kata OCHA.
Mitra kemanusiaan yang melacak pengungsian melaporkan bahwa lebih dari 1 juta orang telah mengungsi sejak runtuhnya gencatan senjata pada pertengahan Maret.
Hingga Rabu, 200.000 orang telah mengungsi dari Gaza utara ke selatan dalam sebulan terakhir.

Artikel asli:
The United States has vetoed a UN Security Council resolution calling for an immediate and permanent ceasefire in Gaza and the release of hostages.
ย