Zelenskyy desak AS dan Eropa untuk dukung Ukraina saat Rusia tingkatkan serangan

Zelenskyy urges U.S. and Europe to stand with Ukraine as Russia escalates attacks

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah meminta dukungan AS dan Eropa yang tak tergoyahkan seiring Rusia mengintensifkan serangan mematikan di beberapa kota Ukraina menjelang perundingan berisiko tinggi di Washington dengan Presiden Donald J. Trump dan para pemimpin dunia lainnya.

Oleh Stefan J. Bos

Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan pasukan Rusia sengaja menargetkan warga sipil, bahkan ketika upaya diplomatik untuk mengakhiri perang sedang berlangsung.
โ€œRusia sengaja membunuh orang, terutama anak-anak. Hingga saat ini, tujuh orang telah tewas di Kharkiv, yang termuda adalah seorang gadis yang baru berusia satu setengah tahun. Di Zaporizhzhia, serangan rudal melukai 20 orang dan menewaskan tiga orang. Dan di Odessa, terjadi serangan yang disengaja terhadap fasilitas energi milik perusahaan Azerbaijan,โ€ ujarnya.

Pemimpin Ukraina menekankan bahwa waktu serangan bukanlah suatu kebetulan. โ€œMereka menyadari bahwa sebuah pertemuan sedang berlangsung hari ini untuk membahas akhir perang. Bersama Ukraina, para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Finlandia, Uni Eropa, dan NATO akan berpartisipasi. Semua orang menginginkan perdamaian yang bermartabat dan keamanan sejati.โ€

Zelensky menekankan pentingnya persatuan Barat di tengah kekhawatiran bahwa Washington dapat mencapai kesepakatan dengan Moskow tanpa keterlibatan Kyiv. โ€œSangat penting bagi Anda untuk bersama kami. Dan bagi kami untuk berbicara dengan Amerika dan kami berbicara bersama. Dan penting bagi Washington untuk bersama kami,โ€ ujarnya.

Ia juga mengeluarkan peringatan keras tentang niat Rusia. โ€œPutin akan melakukan pembunuhan demonstratif untuk mempertahankan tekanan pada Ukraina dan Eropa, serta untuk mempermalukan upaya diplomatik. Itulah sebabnya jaminan keamanan yang andal diperlukan. Perang harus diakhiri. Dan Moskow-lah yang harus mendengar kata: Hentikan.โ€

Konteks diplomatik semakin rumit ketika Hongaria dan Ukraina saling beradu pendapat tajam mengenai keamanan energi. Menteri Luar Negeri Hongaria, Pรฉter Szijjรกrtรณ, menuduh Kyiv menyerang pipa minyak Rusia yang memasok Hongaria, menyebut serangan itu โ€œketerlaluan dan tidak dapat diterima.โ€ Ia memperingatkan bahwa listrik dari Hongaria memainkan peran penting dalam memasok listrik ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, dengan cepat membalas di media sosial, meminta Szijjรกrtรณ untuk menyampaikan keluhannya ke Moskow. โ€œPeter, Rusia, bukan Ukraina, yang memulai perang ini dan menolak untuk mengakhirinya. Hongaria telah diberitahu selama bertahun-tahun bahwa Moskow adalah mitra yang tidak dapat diandalkan. Meskipun demikian, Hongaria telah melakukan segala upaya untuk mempertahankan ketergantungannya pada Rusia. Anda sekarang dapat mengirimkan keluhan โ€” dan ancaman โ€” Anda kepada teman-teman Anda di Moskow.โ€

Perdebatan sengit ini menggarisbawahi perpecahan di Eropa saat Washington menjadi tuan rumah apa yang bisa menjadi perundingan penting tentang cara mengakhiri konflik paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Trump dijadwalkan bertemu dengan Zelenskyy dan sekutu utama Eropa untuk membahas jaminan keamanan dan kemungkinan jalan menuju perdamaian, meskipun Kyiv tetap waspada terhadap pengaturan apa pun yang dibuat tanpa keterlibatan langsungnya.

Artikel asli:

Ukraineโ€™s President Volodymyr Zelenskyy has appealed for unwavering U.S. and European support as Russia intensified deadly strikes on multiple Ukrainian cities ahead of high-stakes talks in Washington with President Donald J. Trump and other world leaders.

Read all

ย 

Bagikan

Post your Comment About This Product

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *